Jumat, 18 Januari 2019

sejarah bugel kedung jepara

DESA BUGEL KEDUNG JEPARA







Desa ini terletak di kecamatan kedung kabupaten jepara provisi jawa tengah indonesia
https://goo.gl/maps/xahcMSYcVdw




GEOGRAFIS




Dari aspek geografis desa ini berbatasan langsung dengan desa mengant di sebelah utara, desa bulak baru di sebelah barat , desa sowan lor di sebelah timur, dan desa jondang di sebelah selatan.


ASPEK ADMINISTRASI

Desa ini merupakan pusat dari kecamatan kedung dimana kantor kecamatan dan sejeninya berada di desa ini mulai dari puskesmas, kantor urusan agama, polsek, dan gedung NU, karena letak desa ini yang berada di jalan raya menuju jepara sehingga kantor kantor tersebut lebih efektif dan lebih setrategis untuk di tempatkan di situ.
desa ini terdiri dari 3 RW dan 20 RT  



PEMERINTAH DESA

kepala desa periode 2007 sampai 2012 adalah Drs.ali mahmudi
dan periode 2012 sampai dengan sekarang adalah masno

POTENSI geografi dan demografi

warga desa ini bekerja sebagai mulai dari petani,tukang kayu, pembuat keripik singkong, dan yang terkenal yaitu "horok horok" suatu makanan yang terbuat dari pati sagu makanan ini adalah khas dari jepara sebagai pengganti nasi.

terdapat lahan pertanian yang cukup luas sebagai ladang untuk pertanian dan rata rata warga desa menanaminya dengan bahan pokok seperti padi ataupun jagung,tetapi mayoritas warganya menenemi padi karena sebagai makanan utama dan penjualannya yang relatif mudah dan menguntungkan.

SEJARAH
makam maulana mangun sejati

NAMA BUGEL
ada yang mengatakan nama desa ini di ambil dari cerita tentang waliyullah maulana mangun sejati seorang pendiri atau pencetus desa ini ceritanya bahwasannya wali tersebut datang kewilayah bugel dan dihadang oleh kawanan perampok dan wali ini di pukul menggunakan balok kayu ternyata kayu tersebut patah dalam bahasa jawa(di gebok tugel) kata di "gebok tugel" itu menurut orang setempat adalah cikal bakal dari nama desa ini yaitu bugel.t
versi lain mengatakan bahwasannya saat sunan hadirin suami dari ratu kalinyamat meninggal dunia dan pada saat itu akan dimakamkan di desa mantingan yang sebelumnya melewati desa ini itu tercium oroma dari jenazah sunan hadirin dalam bahasa jawa (mambu gondone) bau tersebut "mambu setugel" (berbau separaruh) kata tersebut adalah asal usul dari kata bugel.

SEJARAH TERBENTUKNYA


sejarah terbentuknya desa ini tak lepas dari nama waliyullah syeik maulana mangun sejati salah satu waliyullah yang berasal dari arab,beliu datang kenusantara pada pertengaan abad ke 16 begitu bayak hlangan dan rintangan yang menghadang beliau tetapi syeik maulana mangun sejati tetap membulatkan tekad untuk melanjutkan perjalanannya hingga sampailah didesa bugel,sesampainya didesa bugel beliau di hadang oleh kawanan perampok yang ingin merampas barang bawaannya, menghadapi hal itu beliau tetap bersikeras mempertahankan barang bawaanya dari kawanan perampok tersebut setelah bersitegang akhirnya terjadilah perkelahiaan antara kawanan perampok dengan beliau ,dengan bersenjatakan balok kayu kawanan perampok menyerang beliau secara bersamaan subhanallah atas ijin dari allah swt biongkahan kayu tadi patah menjadi kecil-kecil saat akan mengenai tubuh beliau (di gebuk tugel)bagaikan tersamber petir di siang bolong kawanan perampok itu tercengang melihat kesaktian beliau dan akhirnya kawanan perampok tersebut menyerah kepada beliau dan mereka menjadi murid beliau.
dan setiap tanggal 27 maulid diperingatilah khaul dari beliau syeik maulana mangun sejati para penduduk desa bugel dan sekitarnya sangat antusias untuk mengikuti acara tersebut d karena acara tersebut hanya dilaksanakan setahun sekali dan sebagai rasa syukur atas jasa dan semua yang diberikan oleh beliau

1 komentar: